Orang Tua Harus Membatasi Anak Bermain Gadget

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby
 
Gadget sudah menjadi kebutuhan pokok setiap orang mulai dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Disamping untuk berkomunikasi sebagian besar orang tua mengizinkan anaknya untuk bermain gadget sepulang sekolah. Hal tersebut membuat anak lebih memilih untuk bermain gadget daripada belajar sehingga mengakibatkan prestasi belajar anak menurun. Itulah yang disampaikan oleh Pricilla Rosdinata-Ketua Divisi Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) Kelompok Kerja Nyata (KKN) Non Reguler Desa Bringen. “Menyikapi fakta tersebut, kami mengadakan penyuluhan. Tujuannya adalah agar para orang tua mengetahui dampak negatif dari penggunaan gadget, sehingga mampu berperan dalam mengontrol penggunaan gadget pada anak.

Dengan tema Peran Orang Tua terhadap Penggunaan Gadget pada Anak penyuluhan diadakan pada Minggu, (2/12) di Balai Desa Bringin, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan. Hadir  sebagai pemateri Wakil Rektor 2 UNTAG Surabaya, Dr. Abdul Halik., MM. Dihadapkan para orang tua, Halik menjelaskan bahwa ada batasan usia anak dalam penggunaan gadget. Misalnya untuk balita dan anak SD hanya boleh 30 menit setiap hari. Jika tidak dibatasi maka akan berdampak buruk karena bisa terkena radiasi dan yang paling parah bisa mengakibatkan kecanduan. Dia menganjurkan kepada para orang tua agar membatasi penggunaan gadget pada anak mereka terlebih jika hanya digunakan untuk bermain serta mengalihkan fungsi gadget sebagai media belajar.

Tak hanya orang tua siswa, karang taruna pun hadir dalam penyuluhan. Pricilla mengatakan, “Peserta sangat antusias karena Pak Halik mampu mencairkan suasana dengan baik. Bahkan mereka meminta agar kami segera mengadakan kegiatan lain selama KKN berlangsung.” Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Bringen-H. Mohammad Ali. Dia mengaku takjub ketika melihat antusiasme warga dalam penyuluhan. Di akhir acara dia menuturkan, “Biasanya kalau diadakan acara penyuluhan tidak ada yang datang. Saya senang kali ini ramai sekali.” (um/aep)

www.untag-sby.ac.id

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Gresik Sambut 998 Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya

Sulap Limbah Kulit Jagung menjadi Bunga Hias

Pemkab Gresik Gandeng UNTAG Surabaya Kenalkan Wisata Baru