Mahasiswa KKN Sosialisasikan Keluarga Sehat Bebas TBC

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby
 

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Tuberkulosa Mycobacterium. Tuberkulosis terutama mempengaruhi paru-paru serta dapat juga menginfeksi organ lain tubuh. Tuberkulosis adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui udara. Sabtu, (8/12) Divisi Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Pangpong mengadakan penyuluhan tentang Tuberkulosis. Dengan tema Dengan tema ‘Keluarga Sehat Bebas TBC’, penyuluhan diadakan di Balai Desa Pangpong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan. Peserta adalah masyarakat setempat. Mahendra-Ketua Divisi Penkes Kelompok KKN Desa Pangpong mengatakan, “Saat kami melakukan survei ternyata banyak masyarakat di sini yang tidak tahu betul tentang penyakit Tuberculosis, padahal ada yang terkena penyakit ini.”

Tampil sebagai pemateri dr. Murni-Dokter Puskesmas Kecamatan Labang. Dia menuturkan, “Masyarakat perlu mengetahui bahwa Tuberkulosis adalah penyakit yang bisa berakibat kematian bila tidak. Mereka harus mengerti hal-hal yang tidak dianjurkan di dalam rumah agar tidak terdapat bakteri yang bisa menyebabkan penyakit ini.” Marfuah-salah satu Dusun Masjid, Desa Pangpong mengaku terbantu dengan penyuluhan ini. “Penyuluhan ini sangat bermanfaat karena bagi saya sendiri karena saya belum tahu tentang penyakit TBC itu seperti apa gejalanya dan seperti apa pencegahan dan pengobatannya. Dengan adanya penyuluhan ini setidaknya saya lebih waspada dan bisa mencegah penyakit TBC ini dengan menjaga lingkungan terutama di area rumah supaya lebih bersih dan Sehat,” katanya.

Kepala Desa Pangpong-Amsori S.Pd mengatakan, “Untuk daerah seperti Desa Pangpong ini penyakit Tuberkulosis mudah sekali menyebar terutama pada saat pergantian musim ini. Tentu hal ini sangatlah berbahaya dan meresahkan. Dengan adanya penyuluhan ini kepala desa sangat mendukung supaya para masyarakat juga lebih mengerti dan lebih waspada akan bahaya penyakit TBC. Sehingga mereka menjadi lebih sehat, bersih dan terhindar dari virus TBC. Dan apabila sampai terjangkit para warga juga mengerti bagaimana cara perawatannya, dan bagaimana tindakan medisnya.” Amsori pun berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNTAG Surabaya karena mempunyai inisiatif untuk melakukan penyuluhan terkait TBC. (Um)

www.untag-sby.ac.id 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Gresik Sambut 998 Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya

Sulap Limbah Kulit Jagung menjadi Bunga Hias

Pemkab Gresik Gandeng UNTAG Surabaya Kenalkan Wisata Baru