Hindari Dampak Negatif, Batasi Penggunaan Smartphone pada Anak

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby
 
Penggunaan smartphone berlebih akan membawa dampak negatif pada tumbuh kembang anak. Inilah yang menjadi latar belakang Divisi Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Babaksari mengadakan Seminar Parenting pada Jumat, (25/1) di Balai Dusun Petissari, Desa Babaksari, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dengan tema “Batasi Penggunaan Smartphone pada Anak”. Seminar Parenting tersebut dihadiri  oleh masyarakat Dusun Petissari. Tampil sebagai narasumber dalam seminar, Dra. Dwi Sarwindah, MS. Psikolog, Dosen Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Arinda Kartika-ketua kelompok KKN Desa Babaksari mengatakan, “Saat survei sebelum KKN, kami menemukan banyak anak-anak yang bermain smartphone sangat lama dan para orang tua terkesan membiarkan hal tersebut. Padahal hal tersebut berdampak negatif.” Arinda menuturkan peserta dalam penyuluhan merasa senang karena bisa mendapatkan pengetahuan tambahan mengenai bagaimana cara membatasi anaknya dalam penggunaan smartphone. “Mereka merasa penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi mereka sehingga bisa diterapkan kepada anak mereka,” tuturnya.

Dituturkan oleh Arinda masyarakat setempat antusias mengikuti penyuluhan. Ibu-ibu, bapak-bapak hingga para lansia turut menjadi peserta dalam penyuluhan. Suparman, S.Ag-Kepala Dusun Petissari mengaku senang dengan adanya penyuluhan ini karena bermanfaat bagi masyarakat dusun. “Saya menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa KKN UNTAG Surabaya yang telah mengadakan kegiatan ini. Ibu Dwi selaku pemateri menyampaikan dengan jelas dan mudah dicerna sehingga memberikan pengetahuan baru untuk masyarakat. Tentu bisa dipraktekkan di rumah,” katanya. (um/aep)

www.untag-sby.ac.id 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Gresik Sambut 998 Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya

Sulap Limbah Kulit Jagung menjadi Bunga Hias

Pemkab Gresik Gandeng UNTAG Surabaya Kenalkan Wisata Baru